Pusat data teknologi informasi (IT data center) didefinisikan sebagai lokasi fisik yang terdiri dari komponen komputasi dan jaringan seperti server, router, switch, dan firewall, serta fasilitas pendukung seperti peralatan cadangan, sistem pemadam kebakaran, dan pendingin udara. Pusat data dapat berupa bangunan sederhana yang didedikasikan atau kompleks bangunan, atau hanya sebuah ruangan yang menampung beberapa server. Data center harus didukung oleh sistem kelistrikan yang andal. Artikel ini akan membahas secara singkat tentang studi dan assessment bahaya arc flash (busur api) di fasilitas pusat data teknologi informasi (TI). —Omazaki Consultant adalah konsultan yang menyediakan layanan konsultasi analisis, studi dan asesmen bahaya atau risiko arc flash yang komprehensif untuk infrastruktur kelistrikan pusat data teknologi informasi (information technology data center), baik yang baru maupun yang diperbarui. Hubungi kami dengan mengirim email ke cs@omazaki.co.id atau dengan mengisi formulir di halaman kontak.
———————————————
Bahaya Listrik di Infrastruktur Pusat Data TI
Bahaya listrik pada infrastruktur pusat data tidak berbeda dengan bahaya listrik di industri.
Berdasarkan OSHA (Occupational Safety and Health Administration) Bagian 1910 CFR 29, bahaya listrik dapat dikategorikan sebagai berikut:
- B = Burn (luka bakar listrik)
- E = Electrocution (terpapar atau teraliri listrik yang menyebabkan kematian)
- S = Shock (tersengat/kejut listrik)
- A = Arc flash (busur api listrik)
- F = Fire (kebakaran)
- E = Explosion (ledakan di area berbahaya)
Singkatan untuk bahaya kelistrikan tersebut adalah BE SAFE.
———————————————
Peristiwa Arc Flash pada Instalasi Listrik Data Center
Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel lain, definisi kilatan busur listrik adalah pelepasan tiba-tiba energi panas dan cahaya yang tidak terduga yang dihasilkan oleh listrik yang mengalir melalui udara seperti petir. Kilatan busur listrik juga merupakan fenomena yang biasanya disebabkan oleh hubungan yang tidak disengaja antara konduktor hidup, atau antara konduktor hidup dan tanah.
Kata kunci dalam studi atau penilaian (assessment) arc flash listrik adalah potensi energi insiden. Energi insiden (IE) ini merupakan indikator bahaya dan dampak arc flash listrik dari dan pada suatu perangkat.
———————————————
Studi Atau Assessment Arc Flash IT Data Center
Tujuan Utama Studi atau Penilaian Bahaya Busur Listrik
- Studi bahaya arc flash dilakukan pada sistem atau fasilitas baru, atau fasilitas yang rencana akan dimodifikasi.
- Studi bahaya arc flash listrik adalah untuk mendapatkan instalasi listrik di mana tidak ada perangkat yang memiliki tingkat energi insiden (indikator bahaya busur listrik) yang melebihi tingkat tertentu yang telah ditentukan. Misalnya, sistem industri dan komersial umumnya menargetkan maksimum level 2.
- Asesmen bahaya arc flash dilakukan pada sistem yang sudah ada, dengan tujuan untuk menilai tingkat energi insiden perangkat yang ada. Berdasarkan NFPA 70E, assessment arc flash wajib dilakukan setiap 5 (lima) tahun.
Objek yang Ditargetkan
Menurut NFPA 70E, setiap peralatan yang beroperasi di atas tegangan bolak-balik 50V harus dinilai dalam hal bahaya sengatan listrik dan kilatan busur listrik.
Tahapan
- Pembaruan diagram garis tunggal listrik
- Analisis energi insiden berbasis perangkat lunak
- Pemodelan sistem
- Analisis hubung singkat
- Analisis koordinasi relai proteksi
- Analisis energi insiden
Hasil Pragmatis
- Rekomendasi alat pelindung diri (APD)
- Label peringatan arc flash terpasang pada perangkat
———————————————
Referensi
- NFPA 70E – Standard for Electrical Safety in the Workplace
- IEEE 1584 – IEEE Guide for Performing Arc-Flash Hazard Calculations
- Book of Practical Solution Guide to Arc Flash Hazards by EasyPower
———————————————
Hubungi Omazaki Consultant jika Anda mencari studi dan asesmen atau assessment arc flash untuk infrastruktur data center (pusat data) teknologi informasi (TI), baik baru dan pembaruan mulai tier I hingga tier IV, di Indonesia dan Asia Tenggara, baik untuk sistem yang sudah ada maupun yang sedang direncanakan.
———————————————



