Definisi manajemen keselamatan arc flash adalah seperangkat pedoman, prosedur, dan proses yang membantu mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya dan risiko busur api (arc flash) listrik. Manajemen dan prosedur percikan api listrik merupakan metode pencegahan untuk menghindari dan meminimalkan dampak arc flash listrik. Artikel ini akan menjelaskan pendekatan praktis singkat untuk pengelolaan risiko percikan api listrik (arc flash) dalam sistem tenaga listrik berdasarkan The European Arc Flash Guide karya Mike Frain CEng FIET MCMI. —Omazaki Consultant adalah konsultan yang menyediakan layanan studi, pembuatan, review dan audit sistem manejemen, prosedur dan kebijakan (policy) keselamatan terkait pencegahan bahaya dan risko busur api listrik (arc flash procedure and management). Hubungi kami melalui email ke cs@omazaki.co.id atau dengan mengisi formulir kontak.
———————————————
Manajemen Arc Flash Listrik
Mike Frain CEng FIET MCMI, pada The European Arc Flash Guide, 4Ps Approach to Arc Flash Management.
- Prediksi (Predict)
- Pencegahan (Prevent)
- Proses (Process)
- Proteksi (Protect)
———————————————
Prediksi (Predict)
Ini adalah langkah pertama dan terpenting dalam manajemen keselamatan bahaya busur api (arc flash) listrik. Predict digunakan untuk menghitung tingkat keparahan bahaya dan risiko bahaya percikan api listrik. Pekerjaan inti dalam tahap awal ini adalah identifikasi bahaya dan risko arc flash. Kita membutuhkan studi bahaya arc flash listrik dan analisis risiko arc flash listrik.
- Mengidentifikasi bahaya percikan api listrik
- Menghitung dan memvalidasi energi insiden
- Menentukan batas percikan api listrik
- Analisis risiko arc flash
———————————————
Pencegahan (Prevent)
- Terapkan hierarki pengendalian
- Pengendalian teknik terlebih dahulu
- Hilangkan atau kurangi paparan
———————————————
Proses (Process)
Langkah selanjutnya adalah Proses. Pekerjaan intinya adalah membuat sistem kerja yang aman. Untuk itu maka kita wajib menetapkan dan membuat kebijakan dan prosedur di mana kita menerapkan dasar-dasar prosedur yang aman, tempat yang aman, dan orang-orang yang aman.
- Tetapkan kebijakan (policy)
- Prosedur dan izin kerja aman
- Personel yang terlatih dan kompeten
- Tempat kerja yang terkontrol
———————————————
Proteksi (Protect)
Langkah terakhir adalah Protect. Pekerjaan intinya adalah melakukan mitigasi risiko residual dan penyediaan alat pelinding diri (APD). Jika ketiga langkah sebelumnya telah diterapkan dengan benar, langkah ini akan menutupi risiko residual dan, mudah-mudahan, menghasilkan solusi optimal yang lebih ringan.
- APD tahan busur listrik
- Perlindungan peralatan
- Manajemen risiko residual
———————————————
Referensi
- Mike Frain CEng FIET MCMI – The European Arc Flash Guide
- NFPA 70E – Standard for Electrical Safety in the Workplace
- IEEE 1584 – IEEE Guide for Performing Arc-Flash Hazard Calculations
- ISO 31000 – Risk Management Guideline
———————————————
Hubungi Omazaki Consultant jika Anda mencari konsultan pembuatan, kajian, dan audit manajemen serta prosedur keamanan dan keselamatan pencegahan risiko dan bahaya busur api listrik (electrical arc flash) pada sistem kelistrikan Anda yang ada di Indonesia dan Asia Tenggara.
———————————————
Artikel Terkait
- Arc Flash: Definisi, Bahaya dan Resikonya
- Penyebab & Lokasi Arc Flash
- Metode Perhitungan Arc Flash
- Batas Arc Flash dan Persyaratan Alat Pelindung Diri (APD)
- Studi dan Asesmen Bahaya Arc Flash
- Asesmen dan Analisis Risiko Busur Api (Arc Flash) Listrik
- Studi Perlindungan Terhadap Sengatan Listrik
- Studi dan Analisis Sistem Tenaga Listrik
- Studi dan Analisis Hubung-Singkat
- Studi Koordinasi Proteksi
———————————————



